Kab.Bandung,Postraja.- Pemerintah Kabupaten Bandung setiap tahunnya selalu memberikan penghargaan kepada ASN (Aparatur Sipil Negera) yang dinilai berprestasi.  Salah satunya ASN yang diberikan penghargaan oleh Bupati Bandung H.Dadang M Naser yaitu diberikan kepada Ir. Yayan Agustian, M.Si. berhasil meraih juara pertama PNS berprestasi tingkat Kabupaten Bandung pada 2019 kategori jabatan administrasi.

Selain itu juga Bupati bandung H. Dadang M Naser langsung memberikan hadiah ibadah umrah ke Tanah Suci Mekkah dan piagam penghargaan.  Penyerahkan hadiah di sela-sela kegiatan upacara Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-378 di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung di Soreang.

Penghargaan yang diterima Ir. Yayan Agustian, M.Si. dikarenakan telah melalukan terobosan  inovasi yaitu Sistem Aplikasi Penyuluhan Pertanian Sabilulungan atau yang disingkat ‘Saputangan’.

"Saputangan ini efektif untuk pelaporan statistik pertanian secara digital atau elektronik, dikarenakan dapat mempercepat dan mempermudah pelaporan pertanian secara akurat, efisien, dan tepat waktu,” ujar Ir. Yayan Agustian, M.Si.

Menurutnya, inovasi aplikasi digital ini mulai dikembangkan sejak Juni 2017 silam. Bahkan, aplikasi digital saputangan ini sempat diverifikasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Aplikasi digital hasil hak cipta PNS teladan ini sempat disinergikan dengan aplikasi digital yang ada di Pusdatin Kementan RI, yakni elektronik Pengembangan Data Pangan Strategis (e-PDPS).

Ada perbedaan yang mencolok antara aplikasi yang dibuat Yayan (saputangan) dengan aplikasi e-PDPS yang dikembangkan Pusdatin Kementan RI. e-PDPS hanya berisi pelaporan statistik pertanian, khususnya tanaman pangan  dan dibuat pada 2019. "Berbeda dengan inovasi aplikasi saputangan. Inovasinya lebih unggul karena menyajikan pelaporan statistik pertanian mulai tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan lainnya," terangnya.

Melihat perbandingan antara aplikasi saputangan dan e-PDPS ini, aplikasi saputangan yang diciptakan Yayan lebih bagus dan lebih diunggulkan karena kelengkapan dalam aplikasi pelaporannya.

"Saputangan akan menjadi percontohan nasional pada sistem aplikasi di pemerintah daerah. Selain lebih unggul, saputangan ini datanya lebih lengkap karena ada pula laporan padi, jagung, kedelai, buah-buahan, produksi susu dan lainnya yang merupakan hasil pertanian," jelasnya.

Yayan mengatakan, inovasi aplikasi digital saputangan ini bisa digunakan pelaporan statistik pertanian mulai dari kecamatan, kabupaten, provinsi maupun pusat. "Aplikasi ini bisa menjadi kebanggaan Pemkab Bandung dan menjadi percontohan kabupaten dan kota lainnya di Indonesia," tuturnya.

Diakhir kesempatan Ir. Yayan Agustian, M.Si. menjelaskan sedang  dikomunikasikan dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo)  Kabupaten Bandung dalam upaya pengembangan informasi. Dan hasilnya dapat didimanfaatkan oleh masyarakat. (RD.Rud)

Popular Posts

 

Headlines

Newsletter

    

« September 2019 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30