Akibat Curah Hujan Tinggi, Perbaikan Jalan Terhenti Sementara

  27 April 2019

Akibat Curah Hujan Tinggi,
Perbaikan Jalan Terhenti Sementara

Kab.Garut, Postraja.com.-
Perbaikan beberapa ruas jalan yang rusak di Kabupaten Bandung terhenti sementara. Pasalnya, perbaikan tersebut terhenti dikarenakan curah hujan tinggi.

"Dengan keadaan jalan yang rusak dan bolong, sebetulnya bukan melakukan pembiaran atas kondisi itu, tetapi dengan kondisi curah hujan yang terjadi di Garut saat ini perbaikan yang dilakukan akan sia – sia, salah satu contohnya perbaikan yang dilakukan di ruas jalan depan Rumah Sakit Slamet," ujar Kepala Dinas PUPR kabupaten Garut H. Uu Saefudin, di Pendopo Garut. (8/4/2019)

Meski sudah tiga kali tambal dengan menggunakan emulsi (aspal yang dicampur air), kata H.Uu Saefudin, ternyata tidak kuat akibat kembali tergerus air hujan, bukan semakin baik malah diperburuk oleh menumpukan material jalan.

Menurutnya, kondisi hujan yang terus mengguyur kabupaten Garut saat ini sangat berpengaruh pula pada kondisi jalan yang ada, apalagi di jalan-jalan yang tidak ada saluran drainase atau drainase yang tidak mampu menahan debit air hujan.

”Menyangkut kondisi Jalan memang berpengaruh besar pada kondisi situasi datangnya musim hujan yang tidak ada hentinya, pasalnya setiap turun hujan menimbulkan beberapa ruas jalan rusak dan mayoritas tiap ruas itu ada saja yang bolong,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR, Jujun Junaedi mengatakan apabila situasi kondisi cuaca sudah memungkinkan, perbaikan-perbaikan jalan akan cepat tertangani, baik dengan cara hotmix maupan melalui rabat beton.

”Sebenarnya kalau kita tangani, tidak mencapai dua Minggu juga beres, tetapi kita menunggu faktor cuaca. kalau saja dalam satu minggu tidak hujan, pasti bisa diatasi semuannya. Seandainya dipaksakan pun bisa tapi tidak efektif, istilahnya mubajir. Jika kita tutup pun satu persatu paling tiga hari akan rusak lagi,” jelasnya.

Jujun menyampaikan, hasil pendataan sementara jalan yang mengalami kerusakan dalam kota, yaitu jalan bypass, jalan Wanaraja, jalan samarang, jalan Leuwigoong – Banyuresmi, Cibatu – Sukawening dan jalan pembangunan yang dominannya itu depan rumah sakit terutama jalan yang tidak pakai beton.

”Total untuk rehabilitasi itu penanganan rutin itu tahun ini sekitar Rp. 15 Milliar untuk 312 KM, Alhamdulillah dari tahun ke tahun anggaranya terus ada peningkatan, soalnya tahun kemarin saja cuman dianggarkan Rp 12 Millar," tandasnya. @Angga

Super User

Pellentesque eget dapibus felis. Nam rutrum eget nulla et semper. Nunc commodo lacus a placerat consectetur.

Leave a comment

Popular Posts

 

Headlines

Newsletter

    

« August 2019 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31